Skip to content

Episode 27 : Tentang Ramalan

Maret 13, 2009

Kata Ramalan mengundang daya tarik tersendiri di telinga manusia. Tapi mengapa manusia bisa sangat tertarik dengan yang namanya ramalan? Semuanya berawal dari dunia yang serba tidak pasti ini. Sedangkan manusia sendiri cenderung tidak menyukai sesuatu yang tidak pasti, sehingga mereka sebisa mungkin berusaha membuat segalanya menjadi stabil dan pasti. Oleh karena itu lah, hal-hal seperti ramalan dan prediksi apapun mengenai masa depan, secara alamiah akan sangat menarik di telinga para manusia. Tujuannya adalah, agar mereka dapat menyiapkan diri, dan langkah2 yang dirasa perlu, sebelum peristiwa yang diramalkan tersebut terjadi. Sehingga, hal2 yang tidak mereka inginkan dapat dihindari dan hal2 yang diinginkan dapat mereka raih. 

Begitu juga dengan sebuah ramalan iseng yang dibuat (ralat: ditemukan) oleh teman saya Coro. Ramalan ini ‘menarik’ minat saya untuk mencoba. Saya sendiri bukan termasuk orang yang percaya dengan ramalan, tetapi nggak ada salahnya kan nyoba2?! Yaah…iseng2 apa salahnya… mungkin saja diakhir program ramalan tiba2 ada pengumuman yang muncul dan berkata: “Yak selamat! Anda memenangkan hadiah langsung sebuah Blackberry Bold!”. Walaupun hal itu 1000% tidak mungkin dilakukan oleh teman saya Coro (karena ternyata bukan dia yang membuatnya,hahaha). Ya iyalah, mending dia pake sendiri BBB-nya daripada dikasih2in gak jelas😀

Berlanjut lagi ke Ramalan tersebut, ramalan ini mengenai kehidupan kita dengan calon jodoh kita. Bisa dicoba di SINI. Iseng-iseng ramalan itu saya buka dan saya coba. Tentunya dengan.. ehmm… si itu.. ehmm… siapa lagi coba… *jadi malu*. Klik sana klik sini akhirnya keluar sebuah hasil yang mencengangkan saya! hahahahahahaha! saya jadi suka ramalan ini…😀

mudah2an beneran hihihi

Hahaha…andaikan benar, maka hidup saya di masa depan akan berkelimpahan dengan harta😀 tapi sekali lagi ini hanyalah sebuah ramalan belaka. Percaya gak percaya aja. Karena sebenarnya masa depan juga tergantung dari usaha dan kerja keras kita untuk mencapainya. Tanpa usaha tidak akan ada masa depan.

Tapi bukan hasil dari ramalan itu yang sebenarnya menarik perhatian saya, melainkan ramalan itu sendiri.

Sudah sering kita jumpai berbagai macam jenis ramalan seperti weton, primbon, hingga astrologi, shio, dan fengshui. Kita sering menganggapnya sebagai sebuah mitos yang banyak melibatkan kemampuan supranatural di dalamnya. Tetapi kalau Anda perhatikan, ada sesuatu yang menarik. Sadarkah Anda bahwa semua itu begitu teratur laksana sebuah perhitungan yang disusun secara seksama dan bukan sembarangan. Anda bisa lihat bagaimana karakter2 manusia sebagian besar sesuai dengan astrologi, shio, dsb. Fengshui bisa menghitung posisi2 yang baik dan buruk yang apabila ditelusuri secara logika memang logis! hmmm…

Ada sebuah suara dari dalam diri saya (wessyaaahh….gayanya), yang mengatakan bahwa, ini bukan hanya sekedar buah pikiran (teori). Ini bukan hanya sekedar kemampuan supranatural. Apalagi hanya sekedar iseng2 berhadiah! Di sini saya melihat ada sebuah proses penyusunan yang sistematis. Saya melihat adanya pengelompokan (clustering) yang tidak sembarangan. Saya melihat adanya sebuah perhitungan matang berdasarkan atas perilaku-perilaku yang terjadi di lapangan dan berdasarkan atas fakta2 yang memang terjadi. Yang kemudian di-compile menjadi satu hingga mewujudkan sebuah teori. Proses penyusunan yang pada era modern ini disebut sebagai RESEARCH. Wow! itu kata yang pertama kali terlintas dalam pikiran saya. Pada jaman dahulu yang masih primitif, ilmuwan telah berhasil melakukan “penelitian” yang sedemikian dahsyatnya! 

Menarik bukan apabila kita menganilisis ramalan2 tersebut dari sisi ilmiahnya?🙂 mungkin saja ramalan2 itu memang tidak memiliki hal supranatural sama sekali. Mungkin saja para gypsi itu tidak menggunakan kemampuan mistis untuk meramal orang dengan bola kacanya? tetapi sebuah ilmu psikologi sederhana yang mereka kembangkan sendiri? karena kita sendiri menyaksikan bagaimana para Magician dapat melakukan hal yang mustahil hanya dengan segala triknya?

Karna sesungguhnya masa depan itu sendiri tidak dapat diramal. Manusia hanya bisa membuat model2 yang dapat memprediksi output berdasarkan input dan batasan yang diberikan. Begitu hal yang terjadi di lapangan tidak sesuai dengan model yang kita gunakan, tentunya hasilnya akan berbeda. Dan itu hampir pasti terjadi, karena yang pasti di dunia ini adalah ketidakpastian🙂 Belom lagi apabila memasukkan error2 yang pasti terdapat di setiap model.

Halah…pembicaraanku malah jadi panjang lebar begini, hahahahaha… Sudah2 saya akhiri saja di sini. Maaf buat yang malah jadi bingung baca tulisan saya.

Jadi, apakah anda percaya dengan Ramalan?

10 Komentar leave one →
  1. Maret 14, 2009 14:02

    No tengkyu..
    ramalan kuwi opo toh yo..

    dulu soh ada yg namanya ilmu apa ya..minteni? apa? aku lupa pokoknya
    mislanya tentang cuaca bla bla bla….itu kan diramal berdasarkan kejadian yg seringkali terjadi dulunya..

    tapi, klo skrg rasanya ndak mungkin..lah udah global warming je…hahha…

  2. Jogjaboy permalink*
    Maret 14, 2009 15:48

    haha…minteni, opo meneh kuwi ki.
    Aku juga belum pernah denger kalo itu😀

    Tapi untuk meramal cuaca berdasarkan kejadian alam itu masih digunakan para nelayan lho. Melihat gerakan awan, perilaku burung-burung, gerakan ombak dsb.

    Hebat ya kalo dipikir2🙂

  3. ardisaz permalink
    Maret 14, 2009 17:18

    Meramal itu memprediksikan masa depan bukan mas?
    kalo gitu aku bisa ngeramal mas
    kalo mas abim gak ikut sidang dan tidak membuat TA, mas abim diramalkan tidak akan lulus dari ITB
    hehehee
    semangad mas

  4. Maret 14, 2009 19:33

    hm, entah kenapa pada dasarnya sebagian manusia tidak percaya akan ramalan. Tpi kadang mereka menjalankan apa yang diperintahkan untuk mewujudkan ramalan tersebut,,
    hehehe… apalagi kalo pas kebetulan terjadi.😀

  5. Jogjaboy permalink*
    Maret 14, 2009 23:45

    @ardisaz:
    Yeee…aku juga percaya kalo itu Dam! ahahahaha…😀

    @arvernester :
    Jadi secara logika mereka menolak, tapi di bawah sadar mereka sebenarnya menaruh harapan. Gitu ya?😀
    btw, salam kenal arvernester.

  6. Maret 15, 2009 00:15

    haha… bukan awa yang buat, bim.
    entah siapa tu.

    awa cuma lagi iseng hari itu hari jumat apa ya? (ternyata hari jumat kliwon dan tanggal 13!) wekekek… ngeri ora le?

    dari om google saya kasih keyword: “neptu”, keluar deh website ramalan.

    tapi kok entuk ramalan apik, kw? langgeng2 lah ama doski. hehe.

  7. Maret 15, 2009 03:29

    mbah aku tw, dirimu tertarik karena hasil ramalanmu bagus kan kan kan? coba klo hasil ramalanmu elek, mesti kw mengatakan : ahhh opo iki? hihihihihi jujurlah mbah

  8. Jogjaboy permalink*
    Maret 15, 2009 11:36

    @Coro
    Wah, perlu diralat nih berarti, hahaha…
    Amien, doa yang terakhir itu amieenn!🙂

    Btw..kok serem cor, jumat kliwon tanggal 13 *merinding*
    Kamu juga ngeri, malem jumat kliwon tggl 13 cari neptu.. *curiga sama coro*

    @si imut:
    hahahaha….sedikit show opp tak vava lah😀 *ngikik*

  9. Maret 17, 2009 12:37

    hahaha.. kalo bagus percaya tapi kalo jeleknya ga percaya mbah..😛

  10. Jogjaboy permalink*
    Maret 22, 2009 09:45

    @mizon:
    Itu namanyu ngarep jon, hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: