Skip to content

Episode 38 : Tantangan HR

Oktober 12, 2010

Ssssttt…jangan bilang-bilang HR ya..

Sekian bulan menjalani profesi sebagai HR professional ternyata memberikan pengalaman tersendiri. Jadi inget waktu gojlokan jaman SMA di tempat saya dulu. Kita punya yang namanya TATIB atau panitia yang bertugas jadi public enemy, hehe.. tugas mereka adalah marah-marah biar peserta tertib semua. Nah, ada enemy tentunya ada ally dong. Yup, dulu di tempat saya ada yang namanya SADYAPAKA, atau sebut saja kakak pembimbing untuk masing-masing kelas. Kakak pembimbing adalah sosok yang bersahabat yang setia mendengarkan dan terlihat selalu berpihak kepada sang adik, sehingga adik pun dengan tanpa rasa curiga menceritakan semua hal kepada sang kakak. Padahal tanpa adik-adik tahu kalau kakak pembimbing inilah sebenarnya mata-matanya. Sebaliknya…. sosok tatib adalah sosok yang ditakuti, karena mereka dirasa dapat menghakimi dan menghukum, sang penegak peraturan. Adakah yang curhat sama mereka..? hanya orang goblog yang berani, hahaha…

Tapi nyatanya hal itu tidak berhenti di masa SMA saja, hingga memasuki dunia kerja pun ternyata kondisi kurang lebih sama. Orang HR dianggap sebagai “Tatib” karena orang HR berkorelasi dengan tata tertib dan penegakan peraturan.  Curhat ke HR bagi sebagian orang hukumnya adalah haram, bisa-bisa salah ngomong malah kita yang kena disiplin, cari mati lo?!! kata mereka. hahaha… sedangkan mereka asik-asik aja cerita dan curhat ke “kakak pembimbing yang bersahabat”. Yah..begitulah..

Mungkin diakui itu juga andil dari sebagian orang HR yang cukup kaku dengan yang namanya peraturan dan disiplin. Sebenarnya itu bagus banget, kita memang harus konsisten terhadap peraturan, itu harus! Kalau enggak disiplin…. bisa kacau balau bisnis kita! Hanya saja…..disiplin yang seperti apa jangan lupa untuk selalu dikaji ulang, jangan sampai ada peraturan yang tidak memanusiakan manusia itu sendiri, secara jenis manusia bisa berbeda untuk karakter aktivitas yang beda. Kasarannya beda divisi aja udah beda manusia lah.  Ya kita sesuaikan..🙂

Tapi juga untuk non HR, jangan salah bro! sekarang posisi HR udah bukan TATIB lagi lho. Justru posisi kita sekarang adalah Partner Bisnis kalian! We’ll cooperate with you to find solution for your problems and objectives through people and organization. Jadi, jangan kaget kalo HR jaman sekarang lebih banyak mendengar dan memberi solusi daripada menghakimi. Karena kita mulai untuk berpikir lebih objective untuk mencapai tujuan bersama. So, talk to us! let me hear your problem. So we can say to you how we can help you.

Jadi kita harap idiom2 “Jangan bilang-bilang HR ya” berubah menjadi “Eh, udah bilang-bilang HR belum?”.

Let’s transform!

*Just merely an opinion from an HR rookie that still has to learn a lot..

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: