Skip to content

Episode 39 : F-STUFF

Juli 6, 2011

“Hari ini ada sebuah pelajaran berharga…”

Mungkin lebih tepatnya bukan yang saya baru dapatkan, tetapi semacam bel alarm yang membangunkanku dari mimpi dan membawa kembali ke alam nyata (ya..ya..ya..walau kenyataanya semua alarm di dunia sudah dicoba dan ga ada yg mempan bikin saya bangun pagi, hahaha). Singkatnya saya seakan diingatkan kembali akan suatu hal…. Yaitu The F-STUFF!

Apa yang saya maksud dengan The F-STUFF!? Sebelum kita bahas hal ini boleh lah saya share cerita dulu…

Sedikit flashback ke jaman dulu, di jaman saya masih kuliah di universitas yang gajahnya duduk terus, ga pernah olahraga, yang maka dari itu gajahnya jd gendut. Di sana saya bersyukur pernah punya dosen yg “cukup galak”. Yaaah.. You know what I mean by “cukup” lah, paling ga bs bikin mahasiswa kena tipus hanya krn tanpa sengaja kita menatap matanya (hahaha..lebaay).

Walau galak, tp ada hal yg saya suka dari dia.. Perhatiannya akan hal yang Esensial..

Kita semua pasti pernah mengalami dong saat2 diberondong dengan tugas2 kuliah, berusaha memberi yg “terbaik”, bersaing dgn teman2 lainya. Nah sama.. Saat itu mata kuliah yg diajarkan dosen-cukup-galak itu terbilang sangat susah. Begitu juga tugasnya..

Nah, salah satu temen, sebut saja Bagong, yg sudah desperate, pun akhirnya memutuskan…

“Okelah, paling ga gw bikin ni tugas jd bagus dan cantik! Kali aja dosenya seneng, nilai gw bagus! Hehehe”.

Oke, Bagong pun menghias tugasnya dengan theme yg bagus, diprint berwarna, dan bla bla bla bla.. Tugas selesai, dikumpulkan lah oleh dia.

Satu minggu kemudian di mata kuliah yg sama hasil tugas diumumkan…

Bagong  berharap banyak.

Ternyata…alih2 dapat apresiasi, dengan tatapannya yg menyimpan jutaan virus tipus dan siap untuk disebar di seantero kelas, si dosen-cukup-galak berkata..  “Saya. Paling tidak suka mahasiswa yg  seperti PELACUR!”. What the.. Apa2an ini! ga ada awan ga ada hujan tiba2 bawa2 pelacur segala.. “Lihat ini!”, sebut bu dosen sambil mengangkat tinggi sebuah bundle tugas yang manis dan warna-warni yg aku tau itu milik Bagong. “Saya paling tidak suka mahasiswa yg mencoba menyuap saya dengan kosmetik yg cantik tapi isi tugasnya kosong! Seperti PELACUR!”

Dan bla bla… si dosen pun meneruskan ceramahnya hampir satu jam penuh…  Hari itu semua cuma bisa terdiam.. Kecuali Bagong… bonus kucuran keringat dingin. Kasian kamu Gong..

Kemudian hari ini, karena suatu hal, saya teringat kembali dengan kata2 yg pedas itu. Selama ini mungkin saya juga tanpa sadar sudah melakukan hal yang sama, menjadi pelacur. Tuntutan kerja membuat saya sebisa mungkin memoles “kinerja” saya, tim, dan perusahaan saya agar dianggap bagus dan perform. Jujur..saking sibuknya memoles, kadang waktu saya justru sedikit yang digunakan untuk membangun “isi”-nya. Lebih banyak effort digunakan untuk menambah fitur-fitur advanced yang tampak hebat di luar dengan tanpa sadar ada beberapa hal Fundamental yang masih keropos dan berpotensi laten di masa depan.

Isiinticore – pilar – atau FUNDAMENTAL

Saya jadi inget juga nih, saat membawakan sebuah training company culture, ada sebuah game di mana beberapa team berlomba-lomba membuat menara dari sedotan. Pemenangnya adalah yang paling tinggi dan kuat menahan terpaan angin kipas. Dari beberapa batch, ternyata terbukti, tim yg berhasil menyusun menara yg tertinggi dan terkuat semuanya diawali dengan membuat fondasi yang kuat. Another proof of FUNDAMENTAL approach!

Jadi saya kira, saya tidak perlu pikir dua kali untuk percaya bahwa untuk membuat “Bangunan” yg tinggi dan tahan lama, saya harus mulai dengan membangun FUNDAMENTAL yg kuat.

F-STUFF = FUNDAMENTAL STUFF

Now…..What is your F-STUFF?

——————————————————————————————————————-

One Comment leave one →
  1. Juli 6, 2011 08:18

    bagus-bagus…saya suka ceritanya bon…

    -bison-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: